Kursi roda merupakan peralatan medis penting bagi pasien di institusi medis. Jika tidak ditangani dengan benar, kursi roda dapat menyebarkan bakteri dan virus. Cara terbaik untuk membersihkan dan mensterilkan kursi roda tidak tercantum dalam spesifikasi yang ada. Karena struktur dan fungsi kursi roda kompleks dan beragam, kursi roda dibuat dari berbagai bahan (misalnya, rangka logam, bantalan, sirkuit), beberapa di antaranya merupakan barang pribadi pasien dan digunakan sendiri oleh pasien. Beberapa lainnya merupakan perlengkapan rumah sakit, satu atau beberapa digunakan bersama oleh pasien yang berbeda. Orang yang menggunakan kursi roda dalam jangka waktu lama mungkin memiliki disabilitas fisik atau penyakit kronis, yang meningkatkan risiko penyebaran bakteri resisten obat dan infeksi nosokomial.
Para peneliti Kanada melakukan studi kualitatif untuk meneliti status terkini pembersihan dan disinfeksi kursi roda di 48 fasilitas perawatan kesehatan Kanada.
Cara mendisinfeksi kursi roda
1,85% fasilitas medis membersihkan dan mendisinfeksi kursi roda sendiri.
Sebanyak 2,15% kursi roda di lembaga medis secara rutin dipercayakan kepada perusahaan eksternal untuk pembersihan dan disinfeksi mendalam.
Cara membersihkan
Disinfektan umum yang mengandung klorin digunakan di 1,52% institusi medis.
2,23% dari institusi medis menggunakan pembersihan manual dan disinfeksi mekanis, yang menggunakan campuran air panas, deterjen, dan disinfektan kimia.
3,13 persen fasilitas kesehatan menggunakan semprotan untuk mendisinfeksi kursi roda.
Sebanyak 4,12 persen lembaga medis tidak mengetahui cara membersihkan dan mendisinfeksi kursi roda.
Hasil survei terhadap lembaga medis di Kanada tidak optimistis, karena data yang ada mengenai pembersihan dan disinfeksi kursi roda terbatas. Hal ini karena setiap lembaga medis menggunakan kursi roda yang berbeda, sehingga penelitian ini tidak memberikan metode pembersihan dan disinfeksi yang konkret. Namun, berdasarkan temuan di atas, para peneliti, berdasarkan beberapa masalah yang ditemukan dalam survei, merangkum beberapa saran dan metode implementasi:
1. Kursi roda harus dibersihkan dan didesinfeksi jika terdapat darah atau kontaminan yang terlihat jelas setelah digunakan.
Pelaksanaan: Baik prosedur pembersihan maupun disinfeksi harus dilakukan, disinfektan yang bersertifikasi dari lembaga medis harus digunakan pada konsentrasi yang ditentukan, disinfektan dan fasilitas disinfeksi harus mengikuti rekomendasi produsen, bantalan kursi dan pegangan tangan harus dipantau secara berkala, dan permukaan harus diganti tepat waktu jika rusak.
2. Fasilitas medis harus memiliki aturan dan peraturan untuk pembersihan dan disinfeksi kursi roda.
Pelaksanaan: Siapa yang bertanggung jawab untuk pembersihan dan disinfeksi? Seberapa sering hal itu dilakukan? Dengan cara apa?
3. Kelayakan pembersihan dan disinfeksi kursi roda harus dipertimbangkan sebelum membeli.
Implementasi: Anda harus berkonsultasi dengan departemen manajemen infeksi rumah sakit dan departemen penggunaan kursi roda sebelum membeli, dan berkonsultasi dengan produsen untuk metode implementasi spesifik pembersihan dan disinfeksi.
4. Pelatihan tentang pembersihan dan disinfeksi kursi roda harus dilakukan di antara para karyawan.
Rencana Pelaksanaan: Penanggung jawab harus mengetahui cara dan metode perawatan, pembersihan, dan disinfeksi kursi roda, serta melatih personel secara tepat waktu saat pergantian agar mereka memahami tanggung jawabnya.
5. Institusi medis harus memiliki mekanisme untuk melacak penggunaan kursi roda.
Rencana implementasi, dengan tanda yang jelas, harus membedakan antara kursi roda yang bersih dan yang terkontaminasi. Pasien khusus (seperti pasien dengan penyakit menular yang menyebar melalui kontak, pasien dengan bakteri multi-resisten) harus menggunakan kursi roda khusus, dan pasien lain sebelum digunakan harus memastikan bahwa proses pembersihan dan disinfeksi telah selesai. Disinfeksi menyeluruh harus dilakukan saat pasien keluar dari rumah sakit.
Saran dan metode implementasi di atas tidak hanya berlaku untuk pembersihan dan disinfeksi kursi roda, tetapi juga dapat diterapkan pada lebih banyak produk terkait medis di institusi medis, seperti alat pengukur tekanan darah otomatis tabung dinding yang umum digunakan di departemen rawat jalan. Manajemen pembersihan dan disinfeksi dapat dilakukan sesuai dengan saran dan metode implementasi tersebut.
Waktu posting: 24 September 2022